Mourinho: Sejak di 'Bench' pun, Pogba Sudah Bersikap Profesional

Bagi Jose Mourinho, pesepak bola menjadi hebat bukan hanya karena kepiawaiannya mengolah bola ataupun mencetak gol, tapi dari bagaimana ia bereaksi atas segala keputusan pemimpinnya.
Masih belum ada tempat untuk Paul Pogba di tim inti Manchester United. Setidaknya begitu sampai laga 16 besar Liga Champions antara Sevilla dan United di Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (22/2/2018) lalu, berjalan 17 menit.

Mourinho masih belum memplot Pogba sebagai bagian dari starting eleven-nya di laga tersebut. Tak ayal, keputusan ini menimbulkan pertanyaan besar. Pasalnya, pertandingan leg I babak 16 besar Liga Champions adalah pertandingan penting. Kebanyakan tim akan berlomba-lomba memasang skuat terbaiknya sejak awal pertandingan demi mengamankan tempat sedini mungkin.
Pogba dibeli dengan harga mahal sebagai mesin pencetak gol Manchester United. Seharusnya, di laga sepenting ini ia turun lapangan sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan. Namun, di lapangan bola, hal ideal memang tak selamanya menjadi kenyataan.
Pogba masuk di menit 17 menggantikan Ander Herrera. Walau sempat membuat 5 dribel, 1 tekel, 65 sentuhan, dan 1 tembakan, Pogba tetap tidak bisa mempersembahkan kemenangan bagi timnya. Padahal, ketika diturunkan, Pogba sudah bermain di posisi favoritnya sebagai salah satu dari tiga gelandang tengah dalam formasi 4-3-3.

Alih-alih mempermasalahkan nihilnya gol Pogba di pertandingan itu, Mourinho lebih suka memuji sikap anak asuhnya tersebut. Di mata Mourinho, apa yang dilakukan Pogba di atas lapangan merupakan reaksi terbaik yang bisa diberikan oleh seorang pesepak bola.
“Coba Anda tengok pertandingan melawan Sevilla. Memulai pertandingan sebagai pemain pengganti bukan perkara mudah. Bagi seorang pemain, memulai pertandingan sebagai starting eleven selalu lebih mudah. Ia bakal melakukan persiapan-persiapan khusus karena ia tahu bakal dimainkan sejak awal.”
“Kadang, seorang pemain pengganti membutuhkan setidaknya lima menit untuk bersiap-siap. Kalian bayangkan saja, ia belum mengenakan shin pads, belum siap dengan kostumnya. Banyak persiapan yang harus dilakukan. Namun, Pogba hanya membutuhkan 10 detik untuk bersiap dan membantu tim,” jelas Mourinho, dilansir The Independent.

Apa yang ditunjukkan Pogba barangkali perihal sepele. Namun, menurut Mourinho, Pogba menunjukkan sikap profesionalnya bahkan sejak di bench.  Dan ini bukan satu-satunya. Di mata Mourinho, Pogba juga bersikap sama saat Manchester United bertanding melawan Huddersfield Town pada Minggu (18/2/2018) lalu. Waktu itu, Pogba tidak dimainkan karena sakit.
Cedera yang didapat Herrera di laga melawan Sevilla tampaknya memberikan keuntungan bagi Pogba. Di laga melawan Chelsea yang bakal digelar Minggu (25/2/2012) malam WIB, di Old Trafford, tidak mustahil bila Pogba diturunkan sebagai starting eleven.
“Ander (Herrera) tidak bisa bermain. Saya tidak tahu diagnosis lengkapnya, tapi dia tidak akan mungkin bisa bermain. Proses pemulihannya masih belum jelas. Bisa saja memakan waktu dua minggu, tapi bisa juga sampai lima minggu,” ungkap Mourinho.

kumparan.com
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==